Surat Pembaca: Jalan Buruk di Daerah Rancaekek

Rancaekek adalah sebuah kampung setengah kota yang terletak di kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Sebagai warga Rancaekek tulen yang tiap harinya menghirup oksigennya daerah padat dengan area industri ini, saya kerap menemui hal-hal yang bikin gemes mata memandang. Seperti jalanan rusak di Rancaekek yang merupakan jalur vital kendaraan – kendaraan kecil hingga sebesar mobil Volvo yang bannya bisa sampe 10 biji. Lagi – lagi karena warga asli Rancaekek yang meskipun suka sering hijrah ke kota Bandung, saya tidak tega melihat kondisi yang buat masyarakat mengeluh, mobil angkot ngetem lama hingga kemacetan total di distrik-distrik jalan Rancaekek.  Jadi, saya akhirnya membuat sebuah SURAT PEMBACA yang ternyata dimuat surat kabar Pikiran Rakyat di perempat tahun 2010 ini. Sebenarnya, SURAT PEMBACA itu tugas mata kuliah pengantar jurnalistik di UIN Bandung, namun..tak mengapalah. Setidaknya, kini warga Rancaekek nan permai dan damai bisa merasakan perbaikan-perbaikan jalan di wilayah urgen kendaraan. Nah, berikut ini saya cantumkan SURAT PEMBACA saya yang dimuat di PR, mudah-mudahan bisa menginspirasi masyarakat agar bisa berpikir cerdas dan kritis terhadap lingkungan di sekitarnya. Ayo…mari buat SURAT PEMBACA untuk “menggebrak meja” pemerintahan supaya bisa lebih oke.!

Jalan Buruk di Daerah Rancaekek

Setiap kali musim hujan, daerah Rancaekek selalu terendam banjir. Apalagi di seputar kawasan Dangdeur, sebagian daerah perumahan Bumi Rancaekek Kencana dan di daerah Rancaekek wetan. Akibat parit – parit yang meluap dan menyempit di daerah Rancaekek, serta bangunan-bangunan masyarakat sekitar yang mendangkalkan parit-parit, pastilah banjir akan datang. Mirisnya, setiap kali banjir melanda, rusak pula jalan utama di daerah Rancaekek. Seperti di jalan raya dekat SMPN 1 Rancaekek dan jalan raya di depan gang jalan Buah Dua. Lubang-lubang yang dibentuk akibat banjir dan hujan besar menganga dengan lebar dan cukup dalam. Jika tidak hati-hati, kecelakaan pun mengintai. Bahkan, akibat kondisi buruknya jalan sentral tersebut, sering menjadi penyebab terjadinya mogok kendaraan besar seperti truk atau bis. Dan, karena mogok-mogok itulah, kemacetan pun tak bisa dihindari. Selain kemacetan, para penumpang angkutan kota yang melewati jalan raya tersebut pun kerap mengeluh dan merasa tidak nyaman. Saya selaku warga Rancaekek, yang setiap hari memanfaatkan fasilitas jalan raya tersebut, memohon bantuan dari pemerintah daerah yang terkait di dalam kondisi ini untuk segera merenovasi kondisi jalan yang berlubang dalam dan lebar. Khawatirnya, jika tidak dengan cepat menangani masalah ini, akan melahirkan kecelakaan-kecelakaan para pemakai jalan. Dan yang pasti, bisa memberantas pungutan liar atau “pungli” yang berusaha memanfaatkan rusaknya jalan untuk dompet sendiri.

Jalan rusak di Perumahan Bumi Rancaekek Kecana yang kerap banjir

Jalan renovasi tinggi sebelah

Jalan yang dulu rusak di depan pasar KUD Rancaekek

(Ditulis oleh: Tetsuko Eika ketika pagi mau merangkak)

5 thoughts on “Surat Pembaca: Jalan Buruk di Daerah Rancaekek

  1. kalau suka banjir di perumahan rancaekek permai, gimana daerah haurpugur dekat stasiun kereta api rancaekek suka banjir suka banjir juga nggak? soalnya saya mau ngambil rumah di perumahan puterako gading permai rancaekek yang sedang dibangun sekarang ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s