Hikmah di tulisan 2009

Saat maghrib mendekat dan menjelma laksana lantunan syahdu yang merdu. Tiba-tiba kubuka folder “curhat” di laptop. Kubaca sebuah tulisan “usang”, dan bergemalah hati ini.

Aku jadi begitu semangat!

Entah mengapa…

Tapi, rasanya…inilah yang terbaik, dan aku rasakan itu!

Sepertinya… ini akan menjadi duniaku. Dunia yang dari SD dulu sangat di idam-idamkan, sangat di impi-impikan dan menjadi bunga tidurku selama ini. Meskipun, dunia jurnalistik bukanlah pilihan pertamaku. Tapi, tak apalah…aku yakin inilah yang paling the best!

Yah, dunia komunikasi jurnalistik. Tiba-tiba saja…aku jadi jatuh cinta dengan dunia itu…walaupun, universitas negeri tempatku kuliah bukanlah tempat yang kuharapkan, namun aku sungguh menikmatinya. Yang membuatku senang adalah satu….AKU BISA MENULIS!!! Mengekspresikan ide-ideku dalam tulisan. Dan, aku sungguh menyukainya.

Dan, kerjaanku hanya satu…MENULIS!!

Lalu, aku akan berdakwah lewat itu…

Kelak, aku yakin…aku pasti akan sangat sibuk. Mengejar berita, mencari inspirasi, mendulang deadline yang mencekik, bahkan akan mudah sakit demi terbitnya sebuah berita yang positif di masyarakat. Namun, sekali lagi…tak apalah…karena aku yakin, inilah yang terbaik dari Tuhanku. Dan, aku menikmatinya.

Kini, otakku berputar!!

Yang membuatku semangat untuk terjun kedunia jurnalistik adalah PERJUANGAN yang tengah menungguku…

Di depan sana, ada banyak sekali bukit-bukit bahkan gunung-gunung rintangan yang akan menghadangku.

Namun, sekali lagi…aku, sungguh menikmatinya…tiba-tiba saja aku ikhlas. Dan, ini ajaib!!!

Tuhan sangat mengerti yang aku butuhkan…walaupun aku menangis karena tak dapatkan dunia – dunia ilmiah harapanku. Tapi, tak apalah…karena, ini memang jalanku. Lalu, aku akan mencoba untuk menyayanginya.

ITB juga UNPAD…meskipun tak menjadi tempat kuliahku, namun..aku sekarang malah senang tidak masuk kedalam dua universitas itu. bukan apa-apa…tapi, karena aku yakin, pilihan jurusanku akan mengubur impian masa kecilku. Menjadi penulis!

Karena aku tidak mengkhianati cita-cita terpendamku, oleh karena itu aku bersyukur ada di dunia ini.

Dari dulu, aku ingin menjadi penulis dan berkecimpung di dunia kepenulisan. Sebuah profesi yang kata orang begitu tidak berkualitas..bahkan orang tuaku sendiri menyangsikan cita-cita masa kecilku itu. namun, sekali lagi…aku baru sadar, bahwa jurusan Biologi yang menjadi pilihan pertama dan keduaku dalam SNMPTN, telah mengkhianati cita-cita terbesarku. Dan, atas kekuasaan Tuhan-ku lah…aku bisa menemukan pelabuhan impianku yang sempat tergeserkan posisinya oleh eksakta.

Sekali lagi, tiba-tiba..aku sangat bersyukur!!! Dan merasa ajaib!!! It’s amazing!!!

Karena sekarang mataku telah terbuka!!!

Dan, aku akan sangat menikmatinya!

Kini, aku tengah merancang cita-citaku…

Kuliah S2 di luar negeri, pandai berbagai bahasa asing untuk menunjang kemampuanku…untuk semangat menebar kebaikan. Meskipun, kini…aku bukanlah siapa-siapa…bukan orang yang pandai…aku bodoh! Oleh karena itu harus terus menggali ilmu…ilmu…ilmu…lebih banyak lagi…

Karena komunikasi jurnalistik itu…adalah dunia impianku yang sempat berdebu.

(Ahad, 2 Agustus 2009)

Setelah membaca tulisan itu, aku semakin yakin…bahwa tak ada yang kebetulan di dunia ini. Semuanya telah tercatat dan diatur oleh Allah Swt. Semut yang berjalan hingga rotasi bumi telah dibina Allah Swt dengan penuh hikmah didalamnya. Semoga kita tergolong orang-orang yang gemar mencari hikmah dari kehidupan yang fana ini. ^_^

(Ditulis oleh: Tetsuko Eika, saat gemuruh hati bergejolak dan berkata: “Aku PASTI BISA!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s