Mirisnya kereta ekonomi KRD Bandung

Anda sudah pernah naik kereta? jika belum, cobalah sekali-kali Anda naik kereta ekonomi KRD Bandung dan rasakan sensasinya!

Sebenarnya, kereta adalah salah satu alat transportasi massal yang sangat efektif untuk meredam kemacetan di Indonesia, khususnya di Bandung. Tentunya, jika masyarakat luas ingin beralih pada transportasi jenis ini haruslah didukung dengan fasilitas yang baik, nyaman dan aman. Sayangnya, sudah delapan tahun lebih saya menggunakan jasa transportasi kereta di Bandung, minim sekali adanya perubahan signifikan kearah yang lebih baik. Hikss…

Seperti pada kereta ekonomi KRD Bandung, kondisinya ternyata semakin parah. Fisik kereta dan fasilitas didalamnya sudah tidak nyaman lagi. Kaca jendela banyak yang pecah, bahkan sampai tidak ada kacanya sama sekali. Selain itu, tak sedikit kipas angin yang rusak dan tidak bisa difungsikan. Toilet pun sama sekali tidak bisa digunakan. Kondisi toilet tidak bersih dan bau. Lampu banyak yang tidak bisa menyala, serta pintu kereta yang tidak bisa ditutup sehingga dapat membahayakan penumpang. Bahkan, tak ada tempat sampah di dalam kereta ekonomi KRD Bandung. Walhasil, kereta penuh dengan ceceran sampah. Melihat dari fasilitas kereta ekonomi KRD yang seperti itu, pastilah banyak masyarakat yang merasa tidak nyaman menggunakan jasa kereta. Apalagi, didalam kereta banyak diisi oleh pedagang, pengamen, peminta-minta hingga pelaku kriminalitas. Membuat kumuh suasana didalamnya. Ihh….sungguh sangat ironi.

Padahal, saya yakin jika kereta ekonomi itu dipelihara dengan baik dan diperbaiki dengan maksimal, pasti setidaknya  bisa senyaman kereta-kereta di Jepang.Dan, kemirisan-kemirisan kereta ekonomi itu sperti sahut-menyahut tak ada matinya. Dan, yang paling mirisnya banyak terjadi pelecehan seksual dalam kereta yang padat, kumuh dan rawan penjahat itu. Dulu, kejadian yang bikin gerah itu pernah terjadi pada teman saya sewaktu SMA. Dengan kondisi kereta yang super padat, paha teman saya itu malah diraba-raba orang yang tidak bertanggungjawab!!! Sontak saja ia kesal. Dan, Masya Allah..ternyata tak hanya terjadi pada kawanku itu saja, tapi banyak yang terjadi pada lainnya. Wah…!! menyebalkan sekali ya….

Bahkan, sayapun pernah kecopetan dalam kereta ekonomi itu. Lagi-lagi sewaktu SMA. Hemm, padahal saya simpan baik-baik handphone yang baru dibeli itu didalam tas dan ditutup pula dengan tempat handphonenya. Dan, yang membuatku tertohok, oala…tas punggungku yang sudah disimpan didepan tubuh disilet dengan sangat rapi. Walhasil, geram juga sambil berusaha mengikhlaskan. ihikss…

Dan, masih banyak lagi hal-hal negatif dan kurang menyenangkan sewaktu di kereta bertiket seribu rupiah itu. O leh karena itu, mari kita jadikan awal evaluasi bersama, tak hanya PT. KAI saja yang harus membenahi, tapi masyarakatpun (termasuk kita lho!) harus ikut serta menjaga fasilitas yang ada. Tentunya, sangat diharapkan agar kedepannya fasilitas kereta ekonomi KRD Bandung bisa jauh lebih baik sehingga bisa mengurangi kemacetan di kota Bandung. Betul ndak?! setuju ya..

(Tulisan ini ditulis oleh mahasiswi komunikasi jurnalistik UIN Bandung yang hidupnya merana tak lepas dari kereta)

3 thoughts on “Mirisnya kereta ekonomi KRD Bandung

  1. Setuju sekalee! Mdh2an pihak PT KA bisa memperbaiki diri amiin.. Dan doakan semoga kereta api bisa dipercaya oleh masyarakat menjadi moda tranportasi yg terbaik! Insyaallah.

  2. Setuju! Smoga PT KA bs memperbaiki diri.. Amiin. Doakan smoga kereta api bs dpercaya masyarakat sbg moda transportasi terbaik d indonesia suatu saat nanti. Insyaallah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s