Sebuah Keping Hati – Cerita dalam 10 Maret 2008

Sayang, ada rasa sesal dalam hati…

Sayang, ada gundah dalam kalbu…

Sayang, ada Rindu dalam jiwa…

Namun, sayang hatiku lain…

Ada setumpuk batu-batu Kristal yang tergeletak dalam sukma…

Mengeping bagai potongan puzzle…

Berdecit bagai tikus…

Meringkik bagai kuda…

Seakan minta makan dan mati dehidrasi…

Seandainya, telah bersatu keping itu…

Ingin kugali tanah dan kusimpan dalam-dalam…

Namun, sayang hatiku lain…

Ada gemericik gelisah dalam relung terdalam ini…

Sayang, ingin ada sahabat dalam kedip retina…

Sayang, ingin ada cinta tulus dalam degup hati yang terpencil…

Sayang, ingin ada hangatnya hantaran listrik terurai tangan…

Namun, sayang…

Hati ini lain…

Terlalu banyak keping…

Terlalu sesak!!

Aku sesak!!

Hingga…

Muncul…

Dilema hati…

 

Sebuah Keping Hati

(Oleh: Tetsuko Eika)

2 thoughts on “Sebuah Keping Hati – Cerita dalam 10 Maret 2008

  1. Ping-balik: Balada Pasrah Hati | storytolastforever

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s