Kisah Ramadhan Ceria Bersama Anak Semangat :)

Assalamu’alaikum…

Apa kabar sobat? Mumpung lagi mood nih, gak apa-apa ya berbagi secuil episode hidup buat sobat smua. Moga nginspirasi…. Oke…. Ehem… cek vocal dlu…… one…. Two…. Three…. Let’s goo!!

Seneng banget rasanya. Gak tau knapa kalimat itu seakan meresap ke dalam kalbu. Entahlah, tapi pas liat wajah-wajah polos mereka, ahh… ada perasaan yang hangat di hati. Sepertinya hati tengah dipupuk oleh nutrisi sehat bernama SEMANGAT MUDA.

Ehem…. Critanya begini…

Hari itu… Ahad (7/08) 2011, dengan semangat ’45 kusiapkan sobat DSLR-ku, si Item yang always mempermudahku jeprat-jepret sana-sini. Kali ini, emang kewajiban tukang dokumentasi… akhirnya kudu datang buat ambil foto. Tapi, memang karena intuisi sebagai pencari berita, diajak kontribusi dalam acara training ceria Ramadhan pastinya seru!

Kami –laskar pemuda perubahan dari LSM FURISKA Rancaekek… (cie….cie…) akhirnya sampai di masjid Al-Ikhlas blok 2 Bumi Rancaekek Kencana. Masjid teduh dengan selasar yang cukup luas. Pas sampai, disambut dengan anak-anak TPA yang seragamnya kompakan, ijo semua! Nice… mereka mirip ibu-ibu pengajian di talk show Islami “Mama dan Aa’” aja. hehhe…. Tapi kesannya lucu banget. Aiih… jadi kepengen kayak gitu. Asli ngiri banget. Dulu waktu masih lucu-ucunya, alias pas masih kecil… aku tak pernah tergabung dalam TPA, bahkan tidak punya seragam kompakan seperti itu. Mengaji pun, aku berpindah-pindah. Dari satu surau ke surau lain. Dari rumah ustadz ini ke ustadz itu. Semua dicari sendiri, tanpa menggunakan tempat bernama TPA.

Tapi, beruntung anak-anak jaman sekarang ya… TPA cukup berjamur dimana-mana. Apalagi alat transportasi dan komunikasi jaman sekarang begitu dimudahkan. Mau pergi tadarusan di TPA, bisa smsan dulu ke temen2, bahkan anak-anak sekarang pada hight tech, kenal Facebook, twitter, hingga kerap BBM-an…  Tapi, jaman dulu… alat komunikasi tak sebanyak sekarang, bahkan langka banget yang punya HP, walhasil… aku perlu samper-samperan dari satu rumah ke rumah lainnya. Akhirnya… kami abring-abringan (pergi bersama-sama) ke surau. Menenteng Qur’an kami yang lusuh, yang lembaran-lembarannya udah banyak yang pada copot.

Ok… kembali ke Training Ceria Ramadhan… acara berjalan dengan menyenangkan. Ada games anak-anak dengan doorprize coklat hingga permen. Maklum anak-anak seusia TK-SD memang paling suka cemilan2 kayak bgtu. Hhehe. Oia, tema training dari LSM FURISKA kali itu tentang Al-Qur’an. Anak-anak TPA akhirnya diajari tentang manfaat jika menghapal Al-Qur’an. Bahkan, mereka sangat antusias untuk dites hapalan Qur’annya. Wuiihh… mantapas! Diantara banyaknya para pemuda yg takut jika di tes hapalan Qur’annya… tapi, anak-anak itu luar biasa semangatnya. Mereka mengacungkan jarinya. Ingin unjuk gigi dengan hapalannya.Moga antusiasnya gak karena coklat dan permen ya. Hehehehe…..

Oia, yang paling berkesan dalam acara training dari ashar hingga menjelang maghrib itu adalah saat berbuka shaum. Rasanya terharu banget saat anak-anak TPA berjejer rapi di depan ta’jil-ta’jil mereka. Subhanallahnya lagi… pengurus DKM Al-Ikhlas care banget dalam acara-acara keislaman seperti itu, apalagi di bulan Ramadhan. Subhanallah pokoknya   

Ta'jil gembira

Nuansa berbuka shaum bersama yang dahsyat

Ahh… jadi ngiri deh. Berharap banget masjid dekat rumah bisa sesemarak ini mengisi Ramadhan. Luar biasa dasyat sepertinya….

Selama kegiatan, kami pun menonton film kartun buatan anak bangsa yang inspiratif. Ceritanya dalem. Tentang persahabatan hingga ke syurga. Kami tertawa dan senyam-senyum bersama. Sungguh pengalaman unik yang mantap…

Selepas games-games kelompok yang didampingi para tutor dari LSM FURISKA, di akhir kegiatan, kami pun menyempatkan untuk berfoto bersama…. 

Foto bersama adik2 TPA blok 2

Foto bersama adik2 TPA blok 2

Setelah berkontribusi dalam acara itu, muncul satu kesimpulan. Ternyata, pembinaan Islam itu sangat penting. Bahkan, seorang muslim dan muslimah sudah harus dibina keislamannya dari usia dini. Mengapa? agar aqidah yang kokoh, akhlak yang Islami dan jiwa Rabbani terus mekar dan mewangi hingga penggalan napas terakhir. Mudah-mudahan Allah Swt tetap menjaga hati anak-anak itu tetap bersih hingga akhir hayat mereka.

Do’aku kala itu….

“Semoga mereka kelak menjadi kader dakwah yang militan. Penyeru kebaikan di jalan-Nya….”

Aamiin…

Kamis, 11 Agustus 2011

Menjelang sahur…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s