HARAPAN UNTUK ANAK-ANAK DARI NADEZDA ACT

Oleh: Eika

Berawal dari keprihatinan atas kondisi anak-anak Indonesia yang bermental lemah, muslimah muda kelahiran Jakarta, 30 September 1989 bernama Nestri berinisiatif mendirikan komunitas yang diharapkan bisa memberikan senyuman bagi anak-anak Indonesia. Komunitas ini bergerak dalam pendidikan dan bernama Nadezda Act. “Nadezda sendiri berasal dari bahasa Cekoslovakia yang artinya harapan. Kami berharap dengan hadirnya komunitas ini bisa memberikan harapan bagi anak-anak Indonesia yang putus sekolah juga memberikan motivasi bagi anak-anak dalam mewujudkan mimpi-mimpinya,” ungkap Nestri.

Nadezda Act sudah satu tahun didirikan. “Nadezda pertama kali saya dirikan pada Februari 2011. Saya merekrut orang-orang yang peduli terhadap anak lewat jejaring sosial Facebook dan terbuka untuk umum,” papar dokter muda di Rumah Sakit Hasan Sadikin ini pada MaPI. Meskipun baru satu tahun didirikan, namun kegiatan Nadezda tergolong padat. “Kami mengadakan seminar, game bagi anak-anak, nonton bareng, bahkan dalam kegiatan insidental kami menurunkan badut-badut Nadezda untuk menghibur adik-adik korban bencana alam sekaligus penggalangan dana untuk membantu anak-anak kurang beruntung yang membutuhkan pengobatan medis,” ungkap Nestri.

Nadezda Act yang hingga sekarang memiliki 40 orang pengurus dan 160 orang simpatisan ini secara garis besar terdiri dari dua divisi, yaitu “Nadezda Membina” dan “Nadezda Peduli”. Masih menurut Nestri, Nadezda Membina difokuskan untuk membina secara rutin anak-anak Dusun Cinenggang, Jatinangor, dalam jangka waktu setahun. Dari kegiatan yang dilakukan, Nadezda Act berharap bisa mengantarkan Dusun Cinenggang menjadi dusun yang mandiri secara mental dan finansial. “Kami melakukan pembinaan dengan menguatkan mental anak-anak agar termotivasi dan menyadari bahwa mereka adalah orang-orang hebat meski dengan segala keterbatasan,” tutur Nestri. Sementara, Nadezda Peduli beraktivitas dalam kegiatan-kegiatan insidental, seperti saat bencana alam.

Ke depan, Nadezda Act bercita-cita bisa menyentuh anak-anak di seluruh pelosok Indonesia dan senantiasa bisa berbagi harapan dan mewujudkan mimpi anak-anak tersebut. Semoga!

(Terbit di majalah Percikan Iman edisi Mei 2012)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s