Aman Berkendara Sepeda Motor Bagi Muslimah

Akhwat naik motor

Seiring berjalannya waktu, pemakai sepeda motor rupanya tak hanya dicap untuk kaum lelaki saja. Namun, kaum wanita pun kini acap kali memilih menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasinya. Tak hanya karena alasan kepraktisan, mengefisienkan waktu perjalanan, hingga mampu lebih hemat soal ongkos. Rupanya, ada juga kelompok muslimah yang mengendarai motor sebagai gaya hidup. Ya, benar! Mengendarai sepeda motor memang banyak manfaatnya. Akan tetapi, ada beberapa hal yang patut diperhatikan saat mengendarai sepeda motor, khusunya bagi kaum muslimah. Jika Anda pengendara sepeda motor, ada baiknya Anda simak tips berikut ini:

Pertama, gunakan helm yang aman dan SNI.

Tips yang satu ini jelas tidak boleh disepelekan. Fungsi helm yang sangat penting untuk melindungi kepala Anda dari benturan dan pengaruh cuaca harus diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu, jangan pilih helm yang terlalu besar dari ukuran kepala Anda. Selain karena tidak nyaman, dikhawatirkan helm akan terlepas jika terjadi benturan atau kecelakaan yang tidak diharapkan, sehingga kepala tidak terlindungi. Jangan pula pilih helm yang terlalu kekecilan. Hal itu akan membuat kepala sakit dan mempengaruhi konsentrasi. Maka, pilihlah helm yang telah memiliki bukti Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ukurannya pas dengan kepala Anda. Untuk perlindungan ganda, sertakan pula masker yang akan melindungi Anda dari asap knalpot dan buruknya polusi di jalan raya.

Kedua, gunakan jilbab yang simpel.

Selain agar lebih nyaman dan menghindari rasa mengganjal saat menggunakan helm, jilbab yang sederhana pun membuat Anda lebih berkonsentrasi di jalan. Jika Anda penyuka variasi hiasan bandana jilbab berbentuk bunga-bunga, bros ronce panjang, atau jepit belakang jilbab, lebih baik Anda gunakan setelah berkendara motor saja. Pilihlah warna jilbab yang tidak berwarna gelap agar tidak menyerap panas matahari terlalu banyak dan menimbulkan rasa gerah. Hindari juga penggunaan ciput yang terlalu mancung agar tidak mengganggu pandangan serta menghindari kerusakan ciput itu sendiri.

Β Ketiga, Β gunakan jaket yang sesuai

Saat berkendara motor, jangan lupakan jaket yang mampu melindungi tubuh Anda dari pengaruh cuaca dan dinginnya angin. Hindari penggunaan sweater atau jaket berbahan kain wol dan sejenisnya yang sangat mudah menyerap air saat hujan. Lebih baik, Anda gunakan jaket tahan air dan tidak tembus angin yang memang difungsikan untuk berkendara motor, misalnya jaket kulit. Anda pun bisa memilih jaket dengan tambahan protector siku. Kemudian, jangan lupakan pula penggunaan sarung tangan untuk mengurangi lecet karena pengereman yang terus-menerus.Β 

Keempat, perhatikan sepatu Anda

Banyak kasus pengendara motor yang kakinya terlindas motor, mobil hingga truk di jalan raya. Sehingga, untuk proteksi kaki Anda, gunakanlah sepatu. Meskipun tampak merepotkan, sepatu jelas akan melindungi kaki Anda. Hindarilah penggunaan sepatu berhak tinggi saat Anda berkendara. Selain karena akan sulit mengoper gigi motor, penggunaan sepatu berhak tinggi pun cukup menganggu saat Anda harus gesit berkendara. Jadi, pilihlah sepatu yang beralas datar atau tidak berhak. Jika memang Anda harus menggunakan sepatu hak tinggi, tentu bisa Anda gunakan setelah sampai di lokasi bukan?

Kelima, jangan lupakan celana panjang

Meski Anda menggunakan rok panjang atau gamis, tetap jangan lupa untuk men-double pakaian Anda dengan celana panjang. Celana panjang sangat bermanfaat untuk mengurangi gesekan dengan aspal jika Anda terjatuh. Gunakan celana panjang berbahan tebal atau jeans yang memang mampu melindungi kulit Anda. Jika perlu, pakailah protector knee atau pelindung lutut. Meski terkesan merepotkan, protector knee mampu melindungi lutut Anda dari luka saat Anda benar-benar terjatuh.

Keenam, Hindari perhiasan berlebihan

Anda harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan perhiasan berlebihan. Jelas hal itu agar menghindari penjambretan atau perampokan yang kasusnya kini kian menjamur di mana-mana. Termasuk Anda pun harus pandai memilih tas saat berkendara sepeda motor. Usahakan menggunakan tas ransel yang memiliki klop pengaman di arah depan saat berkendara motor. Jika memang terpaksa Anda harus menggunakan tas bahu, simpan tas bahu Anda di depan motor Anda agar tidak mencolok perhatian penjahat.

Ketujuh, gunakan hands free

Anda termasuk muslimah sibuk yang sering menerima telepon saat berkendara? Jika ya, alangkah baiknya Anda gunakan hands free yang akan membuat Anda lebih konsentrasi saat berkendara. Taatilah peraturan lalu lintas yang ada. Jangan biasakan menjawab telpon atau mengirim SMS sambil berkendara, tak hanya berbahaya, tentu Anda pun mengetahui resiko lainnya bukan? [Eika Vio]

Terbit di Majalah Percikan Iman Edisi Januari 2013

4 thoughts on “Aman Berkendara Sepeda Motor Bagi Muslimah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s