Banjir dan Rancaekek

Banjir di daerah Buah Dua Rancaekek

Banjir di daerah Buah Dua Rancaekek

Menurutku banjir dan Rancaekek adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan. Kok bilang gitu? Baiklah akan kuceritakan kisahnya kepada kalian semua.๐Ÿ˜€

Sudah lama dan entah dari kapan mulanya, Rancaekek dikenal sebagai daerah yang kerap kebanjiran. Hampir tiap musim penghujan tiba, masyarakat sudah was-was dan dag-dig-dug serr. Cemas bin resah khawatir rumah mereka kena banjir. Termasuk padaku, karena sudah beberapa kali rumah orangtua kebanjiran. Masuk rumah. Dan menggenang meskipun hanya semata kaki. Tapi, ya bagaimana pun yang namanya banjir adalah hantu yang paling menakutkan bagi para pemilik rumah. Selain kemalingan, kebakaran, longsor, dan kena puting beliung. Betul kan?

Oke balik lagi, Rancaekek yang merupakan sebuah daerah di Kabupaten Bandung Jawa Barat yang kabarnya dulunya adalah daerah rawa dan termasuk dataran rendah ini memang daerah yang rawan banjir. Ya, aku akui begitu. Ini memang fakta yang sulit terbantahkan. Karena hampir 23 tahun aku tinggal di sini. Baiklah, tak mau berlama-lama, berikut lokasi-lokasi yang rawan terkena banjir yang bisa jadi merupakan info yang sangat penting buat Kawan semua:

1. Dangdeurย 

Sepanjang jalan Dangdeur dipastikan banjir jika hujan besar turun dengan rajin. Termasuk Masjid Raya Dangdeur selalu jadi langganan banjir. Oleh karena itu masjid dan termasuk pertokoan di daerah ini selalu ditinggikan dari jalan raya. Kabarnya, banjir di daerah ini bisa sampai sepaha atau seperut orang dewasa. Kendaraan otomatis tak bisa lewat. Walhasil pasti macet pake banget kalau banjir bertamu ke daerah ini.

2. Perumahan Kencanaย 

Sepanjang Pintu 1 Perumahan adalah jalan yang paling rajin disambangin banjir. Tapi karena kini jalan sudah dibeton, banjir tak sedalam dahulu kala. Alhamdulillah ya sesuatu๐Ÿ˜€ Tapi, di beberapa blok atau RW di Perumahan ini masih saja ada yang terendam banjir.

3. Buah Dua

Karena Sungai Cikeruh yang sering meluap gegara hujan deras, akhirnya banjir juga daerah ini. Jujur, kalau Buah Dua dan Dangdeur sudah kebanjiran pasti deh pusing banget cari jalan pulang. Secara rumah ortuku di Kampung Sukamanah Rancaekek Wetan.

4. Di jalan raya utama Rancaekek-Majalaya

Ada beberapa titik yang patut Kawan-kawan waspadai jika hendak berkunjung ke Rancaekek yang sering kebanjiran. Yaitu di daerah Indomaret Buah Dua hingga Letnan Adun. Banjir meninggi dengan cepat di daerah itu. Lalu sebelum rel kereta api. Kemudian di daerah Rancabatok.

5. Oke, baru empat daerah di Rancaekek saja yang kuketahui kerap kebanjiran. Jika Kawan-kawan punya info tambahan, kutunggu komentarnya ya.๐Ÿ˜€

Banjir di daerah rumah ortu

Banjir di daerah rumah ortu

Setelah memaparkan beberapa titik banjir di Rancaekek, memang paling asyik kalau memberikan solusi rute kalau banjir datang. Betul gak? Nah aku ingin berbagi info jalan alternatif jika banjir menghadang. Ini dia:

1. Lewat daerah Talun

Daerah ini memang pelarian yang sempurna jika Dangdeur dan Buah Dua, apalagi Majalaya kebanjiran. Jalan di daerah ini memang tak semulus yang diduga. Masih โ€œgarinjulโ€ atau berbatu. Apalagi jalannya kecil. Kalau banjir, jangan kaget kalau di daerah ini macet total pake banget. Dulu aku pernah ngalamin kejebak macet di daerah Talun. Hampir 3 jam!

2. Lewat Sapan

Kawan-kawan yang ingin ke Rancaekek dari arah Bandung bisa lewat Sapan. Rutenya dari Gede Bage Peti Kemas lurus sampai mentok sungai gede. Dari situ lurus terus sampe muncul tiba-tiba di daerah Sapan. Rute lengkapnya bisa tanya warga di sana atau buka GPS atau Google Maps.๐Ÿ˜€

Oke, itulah informasi singkat mengenai banjir di Rancaekek. Meskipun Rancaekek sampai sekarang masih sering kebanjiran, tapi tetap saja daerah ini paling ngagenin dan daerah buruan para pelancong buat beli tanah atau rumah. Mungkin karena harganya murah kali ya, hehe. Tapi, bagaimana pun juga Rancaekek adalah sesuatu banget buatku. Berharap pihak terkait mampu menyelesaikan masalah โ€œkelebihan airโ€ ini dengan bijak dan cepat. Karena aku yakin jika pemerintah serius menangani problem ini, maka Rancaekek akan semakin maju lagi. Insya Allah.

Foto: Sumber pribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s