Kontrakan, Dimanakah Dirimu?

Dikontrakan

Sebagai pasutri yang baru setahunan nikah, kebutuhan akan tempat tinggal mandiri—lepas dari ortu adalah kebutuhan mendasar. Terlebih jika rumah ortu jauh dari tempat kerja. Ya, itulah yang dialami olehku dengan suami, kini.

Hampir dua bulanan ini aku dan suami dibuat pusing bin puyeng cari kontrakan yang sesuai dengan harapan dan tentunya budget. Namun sayangnya, sampai sekarang belum closing juga. Barangkali inilah ujian sabar dari Allah Swt untuk kami. Ya, memang harus sabar dan terus searching .😄

Berbagai web jual beli sudah kami sambangi. Termasuk SMS sana-sini cari kabar. Namun, jodoh dalam bentuk kontrakan itu belum tampak juga hilalnya. Hehe. Dan entah mengapa dua bulanan ini mata kami semakin terlatih dan lapar dengan tulisan “KONTRAKAN”. Jika kami pulang kerja dan muter-muter cari kontrakan, mata ibaratnya udah lihai nengok kanan dan kiri. Nyari rumah yang di depannya ada plang “DIKONTRAKAN”. Sampai-sampai leher kerasa pegal juga, mungkin gegara itu suami kini mengeluhkan sakit leher. Karena lirik kanan kiri terus kali ya cari kontrakan? Hehe.😛

Gegara kontrakan juga, hari-hari di kantor jadi agak kurang konsen. Pasalnya ingat kontrakan terus. Kalau ada waktu, pasti mantengin beberapa web info kontrakan. Dan kalau lagi ngobrol sama teman kerja, pasti obrolannya kontrakan dan kontrakan. Wahai kontrakan dimanakah dirimu berada?

Oke, ini adalah sebuah tantangan yang menarik. Mengingat inilah kali pertamaku berjuang cari kontrakan. Secara dari zaman TK sampai kuliah dan kini nikah, belum pernah ngontrak selain ngontrak di rumah ortu sendiri, hehe *Bukan ngontrak kali ya itu mah.

Terkadang agak bingung dan ragu juga. Bingung mengenai cara nego harga kontrakan, ngobrol ngalor-ngidul dengan si empunya rumah jika nanti survei, dan sebagainya. Lagi-lagi, secara belum pernah nego-negoan rumah sama orang lain. Ya, intinya semua ini pertama kalinya untukku. Namun, alhamdulillahnya ada suami yang siap mendampingi dan tentunya bantu sana-sini. Keberadaannya menentramkan hatiku yang sedikit galau ini. *Ehem😀

Ya itulah cerita kami, intinya kami lagi cari kontrakan. Bagi kawan-kawan yang punya info kontrakan di sekitar Bandung Timur, kabari kami ya. Yang pasti harga mesti bersahabat. Hehehe.

Gambar diambil di sini

4 thoughts on “Kontrakan, Dimanakah Dirimu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s