Melihat Lebih Dekat Perkembangan Teknologi Jerman di ITB

Suasana Pameran

Salah seorang pengunjung tengah melihat display yang dipajang.

Jerman adalah salah satu negara yang maju di bidang riset, sains dan teknologi. Merujuk dari data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Jerman, menduduki peringkat ketiga di dunia di bawah Amerika Serikat dan China sebagai negara terbaik di bidang sains. Maka kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkan gelaran Pameran Sains dan Teknologi Jerman-Indonesia yang berlangsung 28 Oktober s.d 3 November di Institut Teknologi Bandung, sebagai ajang untuk belajar.

Lanjutan dari pameran serupa yang telah usia digelar di Museum Nasional Jakarta pada 5-15 Oktober lalu ini, menyuguhkan berbagai teknologi anyar Jerman. Bahkan, juga terbuka peluang untuk melakukan riset dan melanjutkan studi di Jerman secara gratis. Menyusutnya jumlah pelajar Indonesia di Jerman, dari 15.000 orang menjadi hanya sekitar 3000 orang adalah salah satu alasan mengapa pameran ini diadakan. Hal ini diungkapkan oleh Michael Rottman, Konselor Bidang Sains dan Teknologi Kedutaan Besar Jerman di Indonesia ketika ikut membuka Pameran di Museum Nasional awal bulan Oktober lalu.

Pameran melibatkan lebih dari 25 eksibitor dari dua kategori, yaitu kelompok industri dan riset. Dari kalangan industri pameran ini diikuti oleh perusahaan global asal Jerman seperti BMW, Schenker, Siemens, Bosch, Bayer, dll. Mewakili kelompok riset yakni Fraunhofer (Lembaga Riset Energi, Kesehatan, dll), ZMT (Leibniz Center for Tropical Marine Ecology/Pusat Studi Leibniz untuk Ekologi Laut), DAAD (German Academic Exchange Service/Lembaga Pertukaran Akademik Jerman), KIT (Karlsruhe Institute of Technology/Institut Teknologi Karlsruhe) dan DFG (German Research Foundation/Lembaga Pendanaan Riset Jerman).

Beberapa hasil teknologi yang dipajang.

Beberapa hasil teknologi yang dipajang.

Di pameran ini, diangkat pula produk teknologi ilmuwan Jerman dan Indonesia di bidang kesehatan. Seperti perusahaan swasta B-Braun yang telah memasok berbagai produk kesehatan di rumah sakit-rumah sakit Indonesia. “Produknya seperti pembersih tangan Softa-Man yang sering ditemui di tempat-tempat kesehatan,” papar Fisa, Booth Officer pameran.

Rasa penasaran saya tergelitik ketika melihat display berupa gambar keindahan bawah laut. Rupanya, ada pula hasil kerjasama Jerman dan Indonesia dalam hal biodiversiti. Kerjasama itu dinamakan “Ginaico”. Ginaico merupakan kegiatan riset dalam hal pencarian dan penelitian mikroorganisme bawah laut yang difungsikan dalam pembuatan obat-obat antibiotik. Proyek ini adalah hasil kolaborasi beberapa lembaga riset hingga lembaga pendidikan terkemuka, seperti: ITB, Indonesian Center for Biodiversity and Biotechnology (ICBB), dan Leibniz Center for Tropical Marine Ecology (ZMT).

Pameran Sains dan Teknologi Jerman-Indonesia yang mengangkat tema, “Fostering Ideas” ini digelar di ITB hingga 3 November 2015 mendatang. Pengunjung yang datang didominasi oleh kalangan akademisi, tapi banyak pula pelajar dari berbagai jenjang pendidikan untuk menambah wawasan mengenai perkembangan kolaborasi teknologi Indonesia dan Jerman.

Beberapa mahasiwa tengah melihat pameran.

Beberapa mahasiwa tengah melihat pameran.

Pameran sains dan teknologi kolaboratif yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini, bisa dijadikan ajang positif untuk memotivasi generasi muda dalam hal riset dan pengembangan sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Antusiasme pengunjung pada pameran perdana di Museum Nasional Jakarta beberapa pekan sebelumnya juga terasa di ITB.

Sayangnya, ketika disinggung mengenai rangkaian variasi acara selain pameran, penyelenggara pameran mengaku belum mengetahui rencana kedepannya. “Kami belum tahu apa akan ada workshop atau seminar teknologi seperti acara pameran di Museum Nasional Jakarta,” ungkap Fisa. Meski begitu, kabar gembiranya penyelenggara akan mengadakan writing contest seputar pameran untuk menggaet minat pengunjung untuk hadir. “Kita lihat beberapa hari kedepan,” ujar Fisa mengakhiri.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s